Gunungkidul – Tujuh ekor kambing milik warga Kalurahan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, ditemukan mati di dalam kandang yang berada di area ladang pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial, Balai KSDA Yogyakarta melakukan pengecekan lapangan pada Jumat (4/9/2026). Tim berkoordinasi dengan Lurah Tepus dan didampingi Kepala Dukuh Tepus 1 untuk memperoleh keterangan dari keluarga pemilik ternak, Eno.

Berdasarkan keterangan keluarga, dua kambing berukuran kecil ditemukan dalam kondisi tubuh hampir habis, sedangkan lima kambing lainnya ditemukan mati dengan tanda yang menyerupai bekas gigitan pada bagian kaki, badan, dan leher. Kandang berada cukup jauh dari rumah pemilik dan permukiman warga.

Keluarga juga menyampaikan bahwa pada malam setelah kejadian, anak Eno mendatangi kandang untuk melihat kondisi sekitar. Saat berada di lokasi, ia menemukan tiga ekor anjing berkeliaran di sekitar kandang. Meski demikian, keberadaan tiga ekor anjing di sekitar kandang belum dapat menjadi dasar untuk memastikan bahwa anjing merupakan penyebab kematian kambing. Dugaan tersebut masih memerlukan identifikasi dan bukti lebih lanjut.

Balai KSDA Yogyakarta mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarluaskan informasi mengenai hewan yang diduga menyebabkan kematian ternak sebelum terdapat hasil identifikasi yang memadai.

Balai KSDA Yogyakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan dan pihak terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut, dengan tetap memperhatikan keamanan masyarakat, keberlangsungan usaha ternak warga, dan kelestarian satwa liar (THS).

 

Sumber: Seksi KSDA Wilayah II

Editor: Tim Kehumasan Balai KSDA Yogyakarta

Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta

Kontak informasi: Call Center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)