Yogyakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dinilai menunjukkan gaya kepemimpinan yang lebih terbuka dan berbasis pendekatan ilmiah dalam mengelola sektor kehutanan. Penilaian ini disampaikan oleh Akademisi Kdokteran Hewan (FKH) Institut Pertanian Bogor (IPB), Muhammad Agil, menyikapi masuknya Raja Juli Antoni dalam daftar 10 menteri dengan kinerja terbaik versi survei IndoStrategi tempo lalu.

“... Pak Raja Juli Antoni ini dari pengelolaan Kemenhut ini lebih terbuka terhadap input dari luar, kaitannya dengan konservasi atau kelestarian alam. Beliau menghargai kemanfaatan yang bersifat dasarnya saintifik,” kata Agil dalam keterangannya, Selasa (22/10).

Tak hanya itu, Agil memberikan contoh pengalamannya ketika berjumpa dengan Raja Juli dalam sebuah kegiatan, yakni pembukaan ring ketiga untuk badak sumatra di Way Kambas. Menurut Agil, Raja Juli menunjukkan sikap inklusif, aktif meminta penjelasan dari para ahli, dan tidak segan untuk mengakui bila ada hal-hal yang belum diketahuinya.

“Seorang Menteri sangat terbuka ketika diskusi dengan sejumlah pihak dan petugas lapangan. Pada saat Pak Raja Juli tidak tahu, dia mengakui belum tahu mengenai suatu hal. Kadang beliau juga meminta penjelasan. Sehingga orang tidak sungkan bertemu dengan beliau,” lanjutnya.

Keterbukaan yang ditunjukkan Raja Juli ini diharapkan bisa mempercepat transformasi kehutanan menuju tata kelola yang lebih partisipatif dan didukung oleh riset ilmiah. Pendekatan ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan besar konservasi dan perubahan iklim di Indonesia saat ini.

Komentar yang diberikan Agil ini muncul menyusul hasil survei IndoStrategi mengenai kinerja menteri di satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Survei yang dirilis pada Jumat, 17 Oktober 2025, menempatkan Raja Juli dalam jajaran 10 menteri terbaik.

Mengenai survei tersebut, Direktur Riset IndoStrategi, Ali Noer Zaman, menjelaskan bahwa capaian kinerja menteri didasari atas capaian program prioritas di setiap kementerian. Dalam survei tersebut, Menhut Raja Juli memperoleh skor 3,08. Skor tersebut menempatkan Raja Juli di urutan ke-9, sejajar dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani. Hasil survei IndoStrategi ini menjadi indikator positif atas kinerja Kementerian Kehutanan dalam menjalankan program-program prioritasnya.  

 

Sumber informasi: Kementerian Kehutanan

Penulis naskah: Desy Rachmawati, S.S. (Pranata Humas Ahli Pertama BKSDA Yogyakarta)

Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta

Kontak informasi: Call Center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)