Yogyakarta – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Yogyakarta terus berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Salah satu upayanya, diwujudkan melalui kegiatan penyadartahuan dan pendidikan konservasi di SDN Kedungrejo, Selasa (30/09/2025).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Resort Konservasi Wilayah (RKW) Suaka Margasatwa (SM) Sermo dan Menoreh, Balai KSDA yogyakarta ini dikemas secara menarik dan edukatif, serta diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran konservasi sejak dini serta mengenalkan potensi keanekaragaman hayati di Kawasan SM Sermo.
Acara diawali dengan sambutan Kepala Sekolah SDN Kedungrejo, Sri Mardianti, yang menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Sosialisasi tentang pendidikan alam ini sangat penting, apalagi sekolah kami dekat dengan SM Sermo. Setiap pagi anak-anak sering mendengar kicauan burung, tetapi pengetahuan mereka tentang konservasi masih minim. Kegiatan ini menambah wawasan bagi kami semua agar bisa merawat dan melestarikan alam,” ungkapnya.
Pada pelaksanaannya, siswa kelas 1-2 diajak belajar secara edukatif melalui pemutaran film tentang Balai KSDA Yogyakarta serta pengenalan Tumbuhan dan Satwa liar (TSL), diskusi interaktif, dan mewarnai fauna yang dilindungi seperti: harimau, komodo, dan badak bercula satu. Sebagai bentuk apresiasi, dipilih gambar terbaik dari kelas 1 dan 2.
Sementara itu, siswa kelas 3-6 dibagi dalam empat kelompok dan diajak melakukan trekking di Kawasan SM Sermo. Dalam kegiatan ini, mereka belajar mengenal flora dan fauna yang dijumpai sepanjang jalur trekking serta melakukan identifikasi sederhana dengan mengisi tally sheet yang telah disiapkan. Setelah trekking, setiap kelompok diminta mempresentasikan hasil pengamatan mereka.
Para siswa menyampaikan kesan positif. Ada yang merasa senang bisa berjalan di alam, ada yang bersemangat bertemu satwa, bahkan ada yang meski lelah tetap ingin melanjutkan kegiatan. Antusiasme ini menunjukkan bahwa edukasi konservasi dapat diterima dengan baik oleh anak-anak ketika dikemas secara kreatif dan interaktif.
Pada kesempatan tersebut, Kepala RKW SM Sermo dan Menoreh, Siti Markamah, menyampaikan materi tentang konservasi serta tugas dan fungsi (tusi) Balai KSDA Yogyakarta, khususnya RKW SM Sermo dan Menoreh. Ia juga berpesan kepada siswa untuk selalu ikut menjaga kelestarian kawasan.
“Adik-adik sudah belajar konservasi. Apabila alam tidak dijaga, maka dampaknya akan kembali dirasakan oleh kita semua. Karena itu, mari bantu kami menjaga SM Sermo,” pesannya.
Keceriaan anak-anak semakin bertambah saat berinteraksi langsung dengan satwa yang dihadirkan oleh PT. Triasih Suraloka Ardhi (Suraloka Zoo). Dalam sesi ini, siswa diperkenalkan pada berbagai jenis burung dan reptil, sekaligus belajar pentingnya menjaga keberadaan satwa liar di alam.
Acara ditutup dengan foto bersama seluruh peserta sebagai penanda kebersamaan dan semangat menjaga kelestarian alam. Melalui kegiatan ini, BKSDA Yogyakarta berharap dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini pada generasi muda untuk menjaga kelestarian alam, khususnya di kawasan SM Sermo yang menjadi habitat penting satwa liar sekaligus penyangga kehidupan masyarakat sekitar.




Sumber Informasi: RKW Sermo dan Menoreh
Penulis naskah: Tri Hastuti Swandayani, S.Kom., M.Si
Editor: Tim Kehumasan BKSDA Yogyakarta
Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta
Kontak informasi: Call Center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)
