Yogyakarta 17 November 2022, Balai KSDA Yogyakarta berkesempatan hadir di acara Temu Diskusi Konservasi yang digelar Keluarga Pecinta Alam (KAPALA) Sekolah Tinggi Pariwisata AMPTA Yogyakarta hari Rabu (16/11/22). 

Bertempat di Puncak Sosok, Bantul, kegiatan ini dihadiri oleh peserta sebanyak 30 (tiga puluh) orang yang terdiri dari perwakilan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan organisasi kemahasiswaan lingkup STP AMPTA serta perwakilan dari beberapa organisasi pecinta alam di Yogyakarta. Temu diskusi kali ini mengusung tema “Meningkatkan generasi milenial terhadap pelestarian lingkungan dalam mendukung sustainable tourism”. Melalui tema tersebut, KAPALA ingin menegaskan peran generasi milenial dalam mewujudkan pelestarian lingkungan dan keberlanjutan pariwisata alam. Hadir sebagai narasumber pada acara ini berasal dari Balai KSDA Yogyakarta, Praktisi Pengelolaan Sampah, dan Penggiat Konservasi Mangrove. 


Di sela-sela pelaksanaan temu diskusi ini, Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Yogyakarta, Nurrochmah menyampaikan pesan Kepala Balai KSDA Yogyakarta Muhammad Wahyudi untuk memperkenalkan lebih dekat Balai KSDA Yogyakarta kepada anak-anak muda generasi milenial KAPALA ini. Dalam kesempatan tersebut Nurrochmah menjelaskan mengenai kegiatan konservasi yang dilakukan Balai KSDA Yogyakarta melalui tiga pilar konservasi yakni Perlindungan, Pengawetan dan Pemanfaatan. Selain itu juga diberikan gambaran terkait kegiatan konservasi in-situ di dalam kawasan konservasi serta konservasi secara eksitu di luar kawasan konservasi. 
Nurrochmah juga mengajak para generasi milenial berdiskusi lebih lanjut terkait jenis-jenis tumbuhan dan satwa liar (TSL) dilindungi dan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan Balai KSDA Yogyakarta terutama di sekitar kawasan konservasi SM Paliyan dan SM Sermo. Rangkaian acara temu diskusi ini juga diisi dengan penjelasan mengenai pengelolaan sampah dan upaya konservasi mangrove yang disampaikan oleh narasaumber terkait. 


Dihubungi di tempat yang berbeda, Muhammad Wahyudi menyampaikan mengenai poin penting generasi milenial terhadap upaya kelestarian alam dan lingkungan. “Anak-anak muda anggota kelompok pecinta alam ini adalah anak-anak muda yang sebenarnya sangat dekat dengan alam. Mereka punya berbagai kegiatan yang berkaitan dengan alam dan lingkungan seperti pendakian gunung, bersih sampah di pantai dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mengarah pada upaya menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen mereka ini lah yang perlu untuk terus dijaga dan dipertahankan demi kelestarian lingkungan. Aksi yang mereka lakukan adalah akasi nyata yang bisa dilihat secara langsung dan semoga apa yang mereka lakukan akan dapat dicontoh oleh masyarakat banyak.” Kata Muhammad Wahyudi. (hms)

Sumber informasi: 
Nurrochmah Wisudhaningrum (PEH Balai KSDA Yogyakarta)
Penanggung jawab berita: 
Kepala Balai KSDA Yogyakarta- Muhammad Wahyudi (HP 0852-4401-2365)
Kontak informasi: 
Call center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)