Bantul, DI. Yogyakarta – Upaya pelestarian satwa liar di Indonesia, khususnya di Yogyakarta, kembali menunjukkan langkah progresif. Sebanyak 14 ekor rusa timor (Rusa timorensis) ditranslokasikan dari Pertamina Fuel Terminal (FT) Rewulu, Sedayu, Bantul, menuju Taman Nasional (TN) Alas Purwo, pada Rabu (22/04/2026).
Kegiatan translokasi ini merupakan bagian dari strategi konservasi untuk menjaga stabilitas populasi satwa di habitat aslinya. Dari total 14 ekor rusa yang akan ditranslokasikan, 12 ekornya berjenis kelamin jantan dan 2 ekor betina.
Dalam prosesnya, pemindahan satwa dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan standar kesejahteraan hewan (animal welfare) terpenuhi. Petugas memastikan bahwa tiap tahapan pemindahan berjalan aman dengan pendampingan dokter hewan.
Selain itu, alat angkut satwa juga telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menjamin kenyamanan dan meminimalkan stres selama perjalanan menuju lokasi pelepasliaran. Tim gabungan yang terlibat dalam aksi ini terdiri dari petugas UPS Bunder, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Masyarakat Peduli Api (MPA) Resor KSDA Wilayah Bantul, serta petugas pertamina FT Rewulu.
Sebelum ditranslokasikan, seluruh rusa telah mendapatkan suntikan vitamin, obat pencegah penyakit, dan anticacing. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan satwa rusa tetap prima selama perjalanan sehingga mendukung kemampuan adaptasinya ketika tiba di habitat barunya, yakni TN Alas Purwo.
Proses pemindahan satwa rusa timor ini dilepas secara resmi oleh Basuki Wicaksono, selaku SPV HSSE & Fleet Safety Pertamina Fuel Terminal Rewulu. Kolaborasi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mendukung penangkaran serta translokasi ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.
Dengan dilakukannya translokasi 14 ekor rusa ini ke TN Alas Purwo, diharapkan ekosistem di kawasan taman nasional tersebut makin seimbang sehingga mampu mendukung keberlangsungan hidup satwa endemik lainnya di masa depan. Selain itu, upaya ini juga merupakan langkah bersama dalam melestarikan warisan alam bagi generasi mendatang. Salam lestari! Salam konservasi!

Sumber informasi: Nur Surantiwi, S.Hut., M.Sc. (Penyuluh Kehutanan Ahli Muda)
Penulis naskah: Desy Rachmawati, S.S. (Pranata Humas Ahli Pertama BKSDA Yogyakarta)
Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta
Kontak informasi: Call Center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)
