Yogyakarta – Kegiatan penanaman pohon bertajuk “Sedekah Oksigen” menjadi wujud nyata kolaborasi antara Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Balai KSDA Yogyakarta, dan MSIG Indonesia dalam mendukung pelestarian SM Paliyan. Aksi penghijauan ini dilaksanakan di kawasan suaka margasatwa tersebut dengan melibatkan para siswa yang tengah mengikuti pelatihan di Dodiklatpur.

Sebanyak 450 bibit pohon produktif ditanam secara bersama-sama, terdiri atas sirsak, mete, jengkol, nangka, dan jambu air. Penanaman ini tidak sekadar bersifat simbolis, melainkan menjadi bagian dari proses pendidikan karakter dan pembentukan kepedulian lingkungan bagi para peserta pelatihan. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga ekosistem sekaligus berkontribusi nyata terhadap kelestarian kawasan.

Mengusung semangat “Sedekah Oksigen”, kegiatan ini merefleksikan nilai bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi kehidupan. Pohon-pohon tersebut kelak akan menghasilkan oksigen, menyerap karbon, menjaga tata air, serta memberikan manfaat ekonomi melalui hasil buahnya. Konsep ini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Kolaborasi lintas sektor antara institusi pemerintah, dunia usaha, dan generasi muda ini menjadi bukti bahwa upaya konservasi adalah tanggung jawab bersama. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengelolaan kawasan secara berkelanjutan serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap sumber daya alam.

Melalui kegiatan “Sedekah Oksigen”, diharapkan kawasan SM Paliyan semakin hijau, produktif, dan lestari. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga alam berarti menjaga masa depan.

 

Sumber informasi: Taufan Kharis, S.Hut.

Penulis naskah: Desy Rachmawati, S.S. (Pranata Humas Ahli Pertama BKSDA Yogyakarta)

Penanggung jawab berita: Kepala Balai KSDA Yogyakarta

Kontak informasi: Call Center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)