Penyuluh Kehutanan Balai KSDA Yogyakarta mengajak masyarakat sekitar kawasan konservasi Suaka Margasatwa (SM)  Paliyan yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Hutan Lestari untuk bersama-sama melakukan penanaman “Nandur Urip” di kawasan SM Paliyan, hari Rabu (9/11/22).

Sebelum dilakukan penanaman tersebut, anggota KTH Hutan Lestari telah diajak untuk mempersiapkan pembibitan beberapa tanaman yang terdiri atas jenis kleresede, mete dan sirsak. Bibit tanaman yang telah dipersiapkan tersebut selanjutnya ditanam di kawasan SM Paliyan seluas lebih kurang 3 hektar dengan bibit yang ditanaman masing-masing Mete 1.500 bibit, Kleresede 2.000 bibit, Sirsak 100 bibit, dan Duwet 50 bibit.

Sebanyak 20 anggota KTH Hutan Lestari yang terlibat dalam penanaman di kawasan SM Paliyan ini. Pendampingan oleh petugas Balai KSDA Yogyakarta dilakukan oleh 2 orang Penyuluh Kehutanan Balai KSDA Yogyakarta dan 3 orang petugas Resor Konservasi SM Paliyan. Kegiatan penanaman sedianya akan dilanjutkan kembali hari Kamis (10/11/22).

Dihubungi secara terpisah, Kepala Balai KSDA Yogyakarta, M. Wahyudi menyampaikan bahwa “Kondisi kawasan SM Paliyan yang juga dikenal dengan suaka batu bertanah ini justru menjadi lecutan untuk bersama-sama memperbaiki kondisi tanah di SM Paliyan. Masyarakat sebagai pihak yang terdekat dengan kawasan perlu digandeng dan diajak bersama-sama menghijaukan SM Paliyan. Komitmen Penyuluh Kehutanan yang menjadi pendamping masyarakat dan mengajak masyarakat untuk “Nandur urip” perlu dilakukan secara kontinyu.” tutup M. Wahyudi.

Sumber informasi:
Siti Rohimah (Penyuluh Kehutanan Balai KSDA Yogyakarta)

Penanggung jawab berita:
Kepala Balai KSDA Yogyakarta- Muhammad Wahyudi (HP 0852-4401-2365)

Kontak informasi:
Call center Balai KSDA Yogyakarta (0821-4444-9449)