Inhouse training karya ilmiah

Inhouse training karya ilmiah

Inhouse training penulisan karya ilmiah
Tindak lanjuti Serahan dari Masyarakat, Balai KSDA Yogyakarta Translokasi Buaya ke Banyumas

Tindak lanjuti Serahan dari Masyarakat, Balai KSDA Yogyakarta Translokasi Buaya ke Banyumas

tranlokasi buaya di jogjakarta
Kemah Konservasi 2017

Kemah Konservasi 2017

kemah di Buper SM Sermo
Kucing Hutan di Suaka Margasatwa Sermo Bertambah Lagi

Kucing Hutan di Suaka Margasatwa Sermo Bertambah Lagi

Balai KSDA Yogyakarta melepasliarkan 1 (satu) ekor Kucing Hutan (Felis bengalensis) di Suaka Margasatwa Sermo. Pelepasliaran Kucing Hutan ini dilakukan sekaligus mengikuti rangkaian acara pembukaan Kemah Konservasi yang berlangsung tanggal 18-20 Agustus 2017. Peserta diikuti oleh Pramuka dari Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru Lingkup Daerah Istimewa Yogyakarta. Kucing Hutan berjenis kelamin jantan ini merupakan serahan dari Bapak Supriyanto, Wonosari Gunungkidul pada tanggal 7 Juni 2017. Kucing ini berumur sekitar 1,5 tahun dan masih liar. Dengan pertimbangan tersebut akhirnya Kucing Hutan dilepasliarkan. Pelepasliaran ini mendukung kegiatan konservasi in-situ dan ex-situ, yaitu menambah jumlah populasi Kucing Hutan di Suaka Margasatwa Sermo dan juga menjadi salah satu alternatif penanganan kasus kepemilikan satwa dilindungi oleh masyarakat. Selain itu, pelepasliaran ini juga menjadi sarana pendidikan lingkungan atau kampanye pelestarian Keanekaragaman Hayati di Yogyakarta.
Penyitaan Satwa dilindungi oleh petugas BKSDA Yogya

Penyitaan Satwa dilindungi oleh petugas BKSDA Yogya

2 Agustus 2017 Balai KSDA Yogyakarta menyita 12 jenis satwa dilindungi undang-undang. diantaranya elang jawa, elang brontok, landak, alap-alap, akaktua, binturong, beruang madu dan lain-lain
pelepasliaran elang brontok dan landak di Taman Nasional Baluran

pelepasliaran elang brontok dan landak di Taman Nasional Baluran

RoadtoHKAN Translokasi satwa dan Habituasi Elang dan Landak Baluran - 4 Agustus 2017, Translokasi satwa dilindungi dari Yogyakarta akhirnya tiba di Taman Nasional Baluran. Beberapa Raptor yaitu 1 ekor Elang Brontok, 4 ekor elang alap jambul dan 2 ekor Landak sekarang sedang menyesuaikan diri dengan kandang habituasi di sekitar savana Bekol, Taman Nasional Baluran, Situbondo Jawa Timur. Untuk selanjutnya satwa akan menjalani proses habituasi selama 7 hari kedepan. Proses habituasi sendiri merupakan tahapan akhir sebelum kegiatan pelepasliaran. Ceremoni pelepasliaran direncanakan pada tanggal 10 Agustus 2017 bertepatan Puncak Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional tahun 2017. Terima kasih untuk semua mitra yang membantu atas kerja sama dan atensinya, Balai Taman Nasional Baluran, Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta, sektor swasta Natasha Skin Care Clinic Center dan volunteer yang turut peduli kegiatan ini. Semoga saja satwa-satwa nantinya akan kembali menikmati kebebasannya di alam dan tentunya bisa survive di Taman Nasional Baluran. Sumber : Balai KSDA Yogyakarta
Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.
Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.
Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor. Aenean massa. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.